Beranda Game Sony Kapok Rilis Perangkat Game Handheld

Sony Kapok Rilis Perangkat Game Handheld

0

PSP atau playstation Portable dan PS Vita merupakan produk game handheld rilisan Sony. Dan kalian tahu sendiri keduanya sudah memiliki game – game andalan masing – masing.

Namun Sony menyadari bahwa produk mereka tidak bisa bersaing dengan kompetitor saat ini, dan mungkin juga kedepannya.

Menghadapi hegemoni Nintendo serta berubahnya tren gaming ke arah mobile dan smartphone, Sony seperti tidak berdaya. Karena itulah selepas Sony berhenti memproduksi Vita, mereka tidak akan membuat konsol handheld PlayStation baru. Malah, bisa dipastikan Sony akan mundur dari pasar handheld!

Jika bicara soal angka penjualan saja, PSP dan PS Vita sudah kalah saing dengan Nintendo. Penjualan PSP model PSP-1000, PSP-2000, PSP-3000, PSP Go dan PSP-E1000 sendiri hanya mencapai angka 82 juta unit saja. Sementara itu PS Vita model PCH-1000 dan PCH-2000 hanya terjual 4 juta unit saja.

Bandingkan dengan penjualan Nintendo DS model DS, DS Lite, DSi, dan DSi XL yang mencapai 154 juta unit; sementara Nintendo 3DS model 3DS, 3DS XL, 2DS, New 3DS, New 3DS XL, dan New 2DS XL mencapai 75 juta unit.

Selain itu, dengan semakin canggihnya smartphone yang memungkinkan aplikasi mobile game kualitas handheld berjamuran, membuat konsol handheld khusus untuk main game menjadi makin usang. Lihat saja bagaimana penjualan konsol handheld Sony dan Nintendo menurun tiap tahunnya.

ony bisa dipastikan tidak akan membuat konsol handheld baru untuk saat ini. Hal ini disampaikan oleh CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan dalam perayaan 25 tahun PlayStation. “PlayStation Vita sangat brilian dalam berbagai sisi dan pengalaman bermain game-nya pun hebat, namun ini (konsol handheld) bukanlah bisnis yang kini kami garap,” ungkapnya.

Pernyataan Jim Ryan ini juga paralel dengan pengakuan mantan CEO Sony Computer Entertainment America Jack Tretton di tahun 2016 lalu. “Karena saya sudah tidak bekerja lagi di sana (Sony), saya bisa katakan secara internal ‘Ini (PS Vita) adalah konsol yang hebat, namun (muncul) terlambat.’ Tren dunia bergeser ke alat yang bukan khusus untuk bermain game,” jelas Tretton.

Malahan, nasib handheld Sony sudah tersurat sejak tahun 2015 dimana presiden SCE Worldwide Studios saat itu Shuhei Yoshida mengatakan bahwa penerus PS Vita sulit diwujudkan karena situasi pasar yang kurang sehat akibat mobile gaming.

Meski demikian Sony tidak akan sepenuhnya angkat kaki dari pasar portable gaming. Di tahun 2018, John Kodera yang sebelumnya mengisi posisi CEO Sony Interactive Entertainment sebelum Jim Ryan mengatakan bahwa ia ingin PlayStation terus bereksperimen dengan portable gaming. “Daripada memisahkan portable gaming dari konsol, kita harus mencari cara agar portable gaming menjadi salah satu cara menyajikan pengalaman bermain game dan mencari tahu apa yang diinginkan para gamer,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here